THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIOECONOMIC CHARACTERISTICS AND COMPETENCE OF RICE SEED PRODUCERS

  • Hadi Kosra Universitas Nusa Bangsa
  • Linar Humaira Universitas Nusa Bangsa
  • Roznaliza Testiana Universitas Nusa Bangsa

Abstract

Bogor Regency is one of the areas that has a large enough rice seed business potential that can support the Seed Independent Village program. However, the availability of seeds needs to be supported by the resources and competence of the farmers around them, so they do not depend on other areas as seed producers.  The purpose of this study was to analyze the relationship between farmer characteristics socioeconomics and the competency level of rice seed producers in Bogor Regency, West Java.  This study used a survey method of 59 rice seed producers who were scattered in three sub-districts of Bogor Regency which were determined by stratified random sampling. The variables observed were farmer socioeconomics characteristics, management competence aspects and technical aspects of production. The data analysis used descriptive statistical analysis and the rank spearman inferencing statistics.  The results showed that the competence level of rice seed producers from the management aspect was categorized quite high, while the competency level from the technical aspect was 71.4% in the low category. The factors that have a relationship with the competence of rice seed producers are length of business, land area, motivation, production, income, counseling and access to capital

References

Batoa Harini,2007. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kompetensi Petani Rumput Laut Di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Thesis. IPB. Bogor.

Ilyas, Satria. 2012. Ilmu Dan Teknologi Benih Teori dan Hasil Penelitian. Penerbit IPB Press. Bogor.

Kerlinger FN. 2000. Azas-azas Penelitian Behavioral. Cetakan ke-19. Landung Simatupang (Penerjemah). HJ. Koesoemanto (Penyunting). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kementerian Pertanian. 2015. Keputusan Pertanian Nomor 354 Tentang Pedoman Teknis Produksi Benih Bina Tanaman Pangan. Kementan. Jakarta.

Manyamsari, Ira dan Mujiburrahmad. 2014. Karakteristik Petani dan Hubungannya dengan Kompetensi Lahan Sempit (Kasus: Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Jawa Barat). Jurnal Agrisep Vol (15) No.2. 2014. Halaman:58-74.

Marwansyah, 2009. Manajemen Sumerdaya Manusia. Penerbit Alfabeta Bandung.

Muhibuddin, 2015. Tingkat Kompetensi Agribisnis Petani Sayuran Berlahan Sempit Di Kota Banda Aceh Dan Kabupaten Aceh Besar. Thesis. IPB. Bogor

Oktini, Dede R. 2017. Analisis tentang Kompetensi dan Kinerja Petani Pembudidaya Ikan Kolam Apung (UKM) di Kabupaten Bandung Barat. Tesis pada UNISBA. Bandung.

Sevilla, .dkk. 2006. Pengantar Metode Penelitian. Unversitas Indonesia Press, Jakarta.

Singarimbun M, dan Effendi S. 2011. Metode Penelitian Survey. Jakarta: Pustaka LP3ES.

Soekartawi, A., Soehardjo, L. Dillon dan J. Hardaker. 1986. Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pembangunan Petani Kecil. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Surahman, Memen. 2015. Tantangan Perbenihan dan Pemikiran Sistem Perbenihan Masan Depan. Penerbit IPB Press. Bogor.

Syafrudin, 2006. Hubungan Sejumlah Karakteristik Petani Mete dengan Kompetensi mereka Dalam Usahatani Mete di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, Thesis. IPB. Bogor.

Batoa Harini,2007. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kompetensi Petani Rumput Laut Di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Thesis. IPB. Bogor.

Ilyas, Satria. 2012. Ilmu Dan Teknologi Benih Teori dan Hasil Penelitian. Penerbit IPB Press. Bogor.

Kerlinger FN. 2000. Azas-azas Penelitian Behavioral. Cetakan ke-19. Landung Simatupang (Penerjemah). HJ. Koesoemanto (Penyunting). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kementerian Pertanian. 2015. Keputusan Pertanian Nomor 354 Tentang Pedoman Teknis Produksi Benih Bina Tanaman Pangan. Kementan. Jakarta.

Manyamsari, Ira dan Mujiburrahmad. 2014. Karakteristik Petani dan Hubungannya dengan Kompetensi Lahan Sempit (Kasus: Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Jawa Barat). Jurnal Agrisep Vol (15) No.2. 2014. Halaman:58-74.

Marwansyah, 2009. Manajemen Sumerdaya Manusia. Penerbit Alfabeta Bandung.

Muhibuddin, 2015. Tingkat Kompetensi Agribisnis Petani Sayuran Berlahan Sempit Di Kota Banda Aceh Dan Kabupaten Aceh Besar. Thesis. IPB. Bogor

Oktini, Dede R. 2017. Analisis tentang Kompetensi dan Kinerja Petani Pembudidaya Ikan Kolam Apung (UKM) di Kabupaten Bandung Barat. Tesis pada UNISBA. Bandung.

Sevilla, .dkk. 2006. Pengantar Metode Penelitian. Unversitas Indonesia Press, Jakarta.

Singarimbun M, dan Effendi S. 2011. Metode Penelitian Survey. Jakarta: Pustaka LP3ES.

Soekartawi, A., Soehardjo, L. Dillon dan J. Hardaker. 1986. Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pembangunan Petani Kecil. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Surahman, Memen. 2015. Tantangan Perbenihan dan Pemikiran Sistem Perbenihan Masan Depan. Penerbit IPB Press. Bogor.

Syafrudin, 2006. Hubungan Sejumlah Karakteristik Petani Mete dengan Kompetensi mereka Dalam Usahatani Mete di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, Thesis. IPB. Bogor.

Soekartawi. Dkk 1984. Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Universitas Indonesia Press. Jakarta

Siti Amanah, 2007. Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia, Jurnal Penyuluhan, IPB. Bogor

Tjitropranoto, P. 2003. Penyuluh Pertanian Masa Kini dan Masa Depan dalam Ida Yustina dan Adjat Sudradjat. Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. IPB Press. Bogor

Widjanarko, Bambang. Analisis Kompetensi Petani dan Luas Lahan serta Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Petani Padi di Provinsi Lampung. https:/digilab.unila.ac.id

Published
2021-04-14
How to Cite
Kosra, H., Humaira, L., & Testiana, R. (2021). THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIOECONOMIC CHARACTERISTICS AND COMPETENCE OF RICE SEED PRODUCERS. Indonesian Journal of Social Research (IJSR), 3(1), 70-78. https://doi.org/10.30997/ijsr.v3i1.96